BUKU MEMBACA PIKIRAN ORANG LEWAT BAHASA TUBUH PDF

adminComment(0)

ebook psikologi membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh ebook download - ebook membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh pdf harga buku membaca. biosworisbeca.ga - Download as PDF File .pdf) or read online. Buku Limbah B3 biosworisbeca.ga Uploaded by. membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh ebook download - download buku membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh pdf membaca.


Buku Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh Pdf

Author:LOUANNE BADILLA
Language:English, Arabic, Hindi
Country:Japan
Genre:Religion
Pages:266
Published (Last):09.09.2016
ISBN:467-3-55743-589-9
ePub File Size:15.56 MB
PDF File Size:14.31 MB
Distribution:Free* [*Registration Required]
Downloads:30827
Uploaded by: CARISA

tubuh pdf membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh membaca membaca masih sangat rendah. kini, buku bukan menjadi beban menulis. All the best free membaca pikiran pdf you want on your android phone are pikiran orang lewat matanya. membaca pikiran orang seperti membaca buku is an as good as or even better than membaca pikiran wanita lewat bahasa tubuh . All the best free membaca pikiran seseorang you want on your android minutes! membaca pikiran orang seperti membaca buku pdf is your best app that If you have other questions regarding membaca pikiran wanita lewat bahasa tubuh.

Nurrahman Arif —. Safitri27 —. YAna YAna —. See a Problem?

Ia Seftia —. Muhammad —. Suryati —. Haghia lubis —. Ryn —. Miftahul Jannah —. Sarah —. Daredevil —. Dyana —. Amelia Askin —. Littlebodybigheartt —.

DOWNLOAD EBOOK MEMBACA PIKIRAN LEWAT BAHASA TUBUH

Adrianus Yoga —. This book is not yet featured on Listopia. Community Reviews. Showing Rating details. Sort order. This book comes with precise explanations. It is an easy-read, meaning that every one of us can understand what the author tries to communicate with us. Whenever you feel like you want to revise the concepts you have learned, you have the choice to dive right into your desired chapter and review the things mentioned there.

You might also like: BUKU QUANTUM IKHLAS PDF

Saat kita menyadari bahwa dengan menempatkan prinsip-prinsip kita secara fleksibel dan inklusif, sangatlah baik, tetapi disaat yang sama sangatlah penting juga untuk menjaga agar ide-ide kita tidak termoderasi dan terkooptasi. FNB sendiri memiliki tiga prinsip, yang selain dua prinsip di atas keputusan bersama dan dunia tanpa kekerasan mereka menambahkan satu point lagi, yaitu vegetarianisme.

Dan dengan bersikap seperti di atas tadi, mereka meletakkan prinsip-prinsip mereka ke dalam aksi, dan hal itulah yang memberi ide-ide mereka sebuah arti dan nilai yang mendalam.

FNB mengkombinasikan ide-ide tersebut dengan prinsip desentralisasi , penguatan kolektif dan individual , feminisme dan strategi pengorganisiran anti hierarkis. Dengan ini kita juga harus mulai meniadakan konsep-konsep yang mendefinisikan aktivitas pembagian makanan gratis sebagai tindakan 'amal'.

Pola pikir 'amal' telah gagal menemukan inti penyebab kelaparan dan kemiskinan, serta cenderung membantu mendanai sebuah krisis tanpa pernah berusaha menyerang struktur institusional yang menghasilkan ketidakadilan tersebut.

Kita seharusnya lebih memfokuskan pada penentangan terhadap struktur kekuasaan yang patriarkis, didominasi kulit putih plus 'budaya barat'nya dan berbagai bentuk dominasi lainnya -baik dalam masyarakat kita, dalam organisasi kita dan dalam kesadaran kita sendiri. Ide-ide dan keyakinan seperti itulah yang harus diekspresikan dalam berbagai pertemuan, dituliskan dalam literatur-literatur dan disuntikkan ke dalam cara kita mengorganisir kelompok kita sendiri, serta dalam membangun solidaritas dengan grup, organisasi ataupun perjuangan lain.

Ini semua adalah tentang diri kita, tentang pandangan politis kita yang memiliki visi akan sebuah dunia yang lebih baik, sebuah dunia yang berusaha kita bangun saat ini. Dan inilah alasan mengapa pembahasan masalah seperti ini menjadi sangat penting.

Fokus pertama soal anarkisme biasanya berkutat disekitar kesalahpahaman atas pengertian anarkisme yang diartikan tidak lebih dari chaos dan perusakan.

Howard Zinn , seorang pendukung FNB mendeskripsikan anarkisme dalam bukunya yang berjudul " Declaration Of Independent " sebagai berikut: Sebagai kontrasnya, mereka percaya bahwa tatanan masyarakat dapat dan seharusnya terorganisir dalam berbagai bentuknya di mana orang-orang akan bekerja sama saat bermain dan bekerja, untuk membangun sebuah tatanan masyarakat yang lebih baik.

Tapi anarkis juga menekankan bahwa setiap organisasi harus menghindari hierarki dan perintah dari atas; harus demokratis, keputusan bersama, meraih keputusan tersebut melalui diskusi yang konstan dan berbagi argumen.

Dia juga menambahkan, "Apa yang membuat saya tertarik dengan anarkisme adalah juga bahwa penolakannya bersifat total terhadap segala bentuk otoritas-otoritas negara, gereja dan dalam dunia kerja. Anarkis percaya bahwa jika kita bisa membangun sebuah tatanan masyarakat egaliter tanpa kemiskinan dan kemakmuran yang jauh terpisah, kita tak akan membutuhkan polisi, penjara, tentara, ataupun perang, karena penyebab utama semua masalah tersebut sudah lenyap.

Membaca Pikiran Orang Lewat Bahasa Tubuh -Download Free Ebook Now

Howard Zinn menulis beberapa pendahuluan dalam beberapa buku FNB dan secara konsisten terus menentang serangan polisi dan tindakan brutal dari pemerintah kota terhadap para anggota FNB di San Francisco.

Dalam beberapa artikel di koran-koran tentang kebrutalan pemerintah kota terhadap FNB, Zinn selalu tercantum di harian tersebut. Statement yang dia bacakan antara lain berkata, "FNB memprotes sebuah sistem yang gagal untuk memberi orang-orang kebutuhan dasarnya.

Anarkisme adalah sebuah gerakan demi sebuah dunia di mana kekerasan rasis, seksis, homofobik, kapitalisme dan sejenisnya dilenyapkan dari kehidupan kita sehari-hari. Anarkisme adalah sebuah keyakinan akan terbentuknya sebuah dunia di mana perang dan kemiskinan tak akan ada lagi. Anarkisme adalah filosofi dan gerakan yang bertujuan membangun sebuah struktur ko-operasi, egaliter dan struktur sosial yang mempromosikan mutual-aid, kontrol demokrasi radikal atas keputusan politik dan ekonomi, serta berwawasan lingkungan.

Jadi bagaimana hal-hal seperti di atas dapat diterapkan secara langsung melalui aksi-aksi FNB? Konsensus adalah sebuah bentuk pengambilan keputusan yang berdasarkan pada prinsip-prinsip anarkis. Konsensus adalah sebuah bentuk pengambilan keputusan yang dalam prosesnya bertujuan untuk membagi kekuatan di antara orang-orang agar semua dapat berpartisipasi dalam memperkuat dan mengimplementasikan keputusan kolektif.

Konsensus juga bertujuan untuk membangun sebuah organisasi non-hierarkis yang mengkounter rasisme, seksisme, homofobia dan berbagai bentuk penindasan serta dominasi yang hanya menguntungkan sebagian orang saja dan memposisikan orang lain tanpa memiliki kekuatan dan suara.

Karena kita bertujuan membangun sebuah organisasi - dan juga komunitas dan tatanan masyarakat - yang saling berbagi kekuatan dan memapankan kesetaraan, kita harus terus melawan hierarki. Anarkisme dan konsensus berjalan beriringan seperti layaknya sop hangat dan roti yang baru. Organisasi-organisasi yang membagi-bagikan makanan gratis seperti FNB hanya menyediakan makanan vegetarian sebagai aksi politis melawan industri daging beserta variannya, serta mempromosikan pendekatan lingkungan, distribusi makanan serta sumber bahan pangan ke seluruh dunia dengan merata, mempromosikan hidup lebih sehat, serta mendukung pembebasan hewan.

Komitmen kelompok-kelompok seperti FNB terhadap isu-isu seperti itu telah membangun koalisi yang kuat dengan organisasi lingkungan seperti Earth First! Anarkisme menentang eksploitasi dan dominasi dunia yang merupakan karakteristik dari ekspansi kapitalisme. Anarkisme bertujuan tidak hanya mengubah hubungan antar sesama manusia, tetapi juga hubungan antara manusia dengan bumi dan lingkungannya.

Banyak orang mulai memperdebatkan apakah anarkisme dan sikap tanpa kekerasan saling berkaitan.

DOWNLOAD EBOOK MEMBACA PIKIRAN ORANG LEWAT BAHASA TUBUH

Sebagian anarkis berpendapat bahwa anarkisme dan sikap tanpa kekerasan tidak dapat dipisahkan. Untuk membahas masalah di atas mari kita lihat kembali pada sejarah tentang terjadinya negara.

Christopher Day dari Love and Rage Revolutionary Anarchist Federation menulis, "Negara - yang kita artikan dengan keberadaan polisi, tentara, penjara, pengadilan, berbagai birokrasi pemerintah baik legislatif dan eksekutif - adalah alat pengontrol dan penekan dari yang berkuasa.

Negara mempertahankan kekerasan yang legal dan terorganisir. Adalah sesuatu yang tak mungkin untuk membentuk sebuah tatanan masyarakat tanpa peperangan dalam sebuah tatanan masyarakat yang masih didominasi oleh negara. Tatanan masyarakat sudah mentolerir bahkan mempromosikan kekerasan dan dominasi. Kekuatan penguasa adalah hasil dari ancaman dan penggunaan kekerasan. Negara dan bentuk representasi dari kapitalisme, dominasi dan patriarki, mengkonsentrasikan kekuatan kepada beberapa orang saja yang secara sistematis mengesampingkan kekuatan mayoritas umat manusia.

Kekerasan yang eksis dalam kehidupan sehari-hari merupakan hasil dari pengingkaran kekuatan atas hidup seseorang. Kekerasan terjadi dengan banyak cara, setiap hari, sebagai hasil dari ketidakaadilan sistem. Baik itu hadir melalui sistem sewa, makanan dengan pestisida dan label harga yang menyembunyikan penindasan terhadap para buruhnya, sistem pajak, bekerja pada seseorang yang sudah kaya, malagizi, sweeping polisi terhadap gelandangan, pemaksaan sterilisasi pada perempuan di negara Dunia Ketiga, pengasingan sosial terhadap orang miskin dan masih banyak problem lainnya.

Jadi apa hubungan antara anarkisme dan sikap tanpa kekerasan? Kita harus menelaah kembali sejarah yang panjang dari gerakan dan perlawanan anarkis yang pernah eksis dan kita akan menemukan fakta bahwa anarkisme dan perjuangan demi sebuah dunia yang tanpa kekerasan mempunyai sejarah yang panjang.

Dalam penelitian yang ditulis tahun dengan judul 'Native Born American Anarchism' yang mendiskusikan tentang pengaruh Henry David Thoreau yang dikembangkan melalui pembangkangan sipil, Eunice Schuster menyebut Thoreau sebagai "bukan hanya anarkis dalam pemikirannya, tetapi juga dalam aksinya".

Aksi pembangkangan sipil yang dilakukan Thoreau selama perang Amerika melawan Meksiko telah memengaruhi banyak teori-teori dan praktik tanpa kekerasan. Leo Tolstoy juga mengambil inspirasi dari Thoreau dan mengembangkan ide-idenya sendiri dalam sikap yang tanpa kekerasan.

Robert L. Holmes dalam bukunya yang berjudul 'Non-Violence In Theory and Practice' menuliskan, "Tolstoy menggabungkan pemahaman agama Kristen kepada apa yang dia lihat sebagai kesimpulan logis: Essays on Anarchism and Pacifism' karangan Leo Tolstoy tertulis, "Tolstoy menyarankan cara pencapaian anarki dengan sesuatu yang sekarang dikenal sebagai pembangkangan sipil dan aksi langsung tanpa kekerasan Tolstoy mengadvokasikan perlawanan moral yang tanpa kompromi terhadap penguasa.

Gandhi menulis tentang Tolstoy dalam autobiografinya, "40 tahun yang lalu, ketika saya melewati masa krisis skeptis dan keraguan yang hebat, saya membaca buku Tolstoy yang berjudul 'The Kingdom Of God Is Within You' dan sangat terkesan.

Saat itu saya masih percaya dengan kekerasan. Buku itu menyembuhkan sikap skeptis saya dan membuat saya menjadi seorang yang yakin akan ahimsa tanpa kekerasan Ide-ide anarkis juga terinspirasi oleh ide-ide Gandhi tentang bentuk tatanan masyarakat yang diidam-idamkan.

Dalam buku berjudul 'Gandhi Today', Mark Shepard menjelaskan: Dia memimpikan sebuah tatanan masyarakat yang terdiri dari desa-desa yang kuat, di mana setiap desa memiliki otonomi politik dan ekonomi sendiri.

Dalam kenyataannya Gandhi adalah tokoh terbesar dari desentralisasi pada abad ini - menempatkan kekuatan politik dan ekonomi pada level lokal. Setelah Gandhi dibunuh, orang yang dikenal sebagai pewaris spiritual Gandhi, Vinoba Bhave memimpin beberapa kampanye besar untuk mengklaim kembali tanah bagi kaum miskin.

Banyak yang menganggap bahwa Bhave adalah orang suci dalam tradisi Hindu, dan saat dia memulai perjalanan keliling negara untuk menuntut beberapa akre tanah dari para tuan tanah, dia menerima hadiah berupa tanah yang kemudian diberikan pada kaum miskin. Satu sepertiga juta akre yang diklaim oleh kaum miskin lebih dari sekadar manajemen program Land-Reform yang diusulkan oleh pemerintah India. Bhave juga terlibat dalam proyek-proyek dan kampanye lainnya yang mempunyai prinsip revolusi tanpa kekerasan.

Bhave adalah seorang anarkis. Amerika mempunyai sejarah panjang tentang anarkisme tanpa kekerasan. Mereka menegaskan bahwa pemerintah, hukuman mati, perang dan ketidakadilan sangat bertentangan dengan ajaran Kristen.

E-book "psikologi" ada buanyaakk bangett!! Makyusss gan!!

Kelompok tersebut, termasuk didalamnya William Llyod Garrison, terlibat dalam gerakan abolisionis yang berjuang untuk mengakhiri perbudakan di Amerika. Saat Amerika memasuki Perang Dunia I, anarkis berada di garis depan gerakan anti perang. Dengan kelompok tersebut mereka mengorganisir demostrasi, protes dan march.

Mereka mempublikasikan sebuah manifesto yang didalamnya tertulis: Tahun pemerintah mengeluarkan undang-undang bernama 'Espionage Act' yang membuat literatur anti-perang menjadi ilegal, dan undang-undang ini digunakan untuk melawan sebuah kelompok yang terdiri dari lima orang anarkis termasuk Mollie Steimer.

Kelompok tersebut mendistribusikan koran dengan cara menyelipkan koran-koran tersebut ke kotak pos di setiap rumah pada malam hari, dan menulis beberapa leaflet yang isinya menentang UU tersebut. Salah satu dari terdakwa, Jacob Schwartez, tidak pernah diajukan ke pengadilan.

Dia disiksa polisi selama interogasi dan meninggal saat dibawa ke rumah sakit. Sisa dari kelompok tersebut dianggap bersalah dan dideportasi ke Russia pada tahun atas aktivitas anti-perang mereka. Selain mereka, masih ada yang menentang perang, antara lain Dorothy Day. Dia bersama dengan Peter Maurin, mempelopori gerakan buruh Katolik.

Nancy Robert dalam anthologinya 'American Radical' menulis tentang gerakan tersebut, "Mereka mempunyai rencana yang berdasarkan tiga point yang sesuai dengan nilai-nilai Kristen untuk melakukan aksi-aksi sosial yang radikal. Maurin memimpikan sebuah komunitarian, gerakan anarkis yang menawarkan diskusi, forum-forum dan ceramah, rumah sakit di setiap kota yang memberi makan dan tempat tinggal bagi kaum miskin dan gelandangan, dan peternakan komunal yang akan menghancurkan tatanan masyarakat industri dan membentuk unit-unti organik di mana semua orang hidup dan belajar dalam sebuah komunitas.

Pada akhirnya, sekitar rumah yang dijadikan rumah sakit dibuka di banyak negara khususnya di Amerika Serikat.

Ide yang mendasari berdirinya rumah-rumah tersebut diterangkan oleh Walter Brueggman sebagai berikut, "perasaan kasihan mengangkat sebuah bentuk kritik yang radikal di mana mereka yang miskin dan kelaparan harus diperhatikan dengan serius, kondisi di mana mereka seharusnya tidak dianggap normal dan alami, tetapi dianggap sebagai kondisi yang tidak manusiawi yang tidak dapat diterima.

Pada 1 Mei , gerakan buruh Katolik tersebut menerbitkan koran yang dijual dengan sangat murah.Apa yang oleh perempuan dikerjakan sebagai sebuah upaya serius untuk ber-eksplorasi atas dirinya sendiri oleh laki-laki dinikmati secara eksploitatif sebagai suatu suguhan bagi syahwatnya.

Jadi perempuan cenderung tidak memiliki hak atas dirinya sendiri. Apa yang secara normatif dianggap tidak lagi boleh dipertanyakan hak laki-laki untuk menamai , oleh sosok perempuan yang hanya kita dengar suaranya itu secara subjektif diujarkan dan, dengan demikian, menjadi rentan dan terbuka untuk dipersoalkan. Membagi-bagikan makanan dengan gratis memiliki beberapa definisi prinsipil yang sangat jelas dan konteks politis yang lebih luas serta memberi tempat bagi prinsip-prinsip tersebut sebuah makna dan arti yang lebih dalam.

Tidak seharusnya kita mengesampingkan berbagai gerakan yang diwarnai dengan kekerasan dalam sejarah anarkisme, tetapi selama ini taktik pasifis tertutupi oleh contoh-contoh aksi revolusioner yang penuh kekerasan. Gandhi menulis tentang Tolstoy dalam autobiografinya, "40 tahun yang lalu, ketika saya melewati masa krisis skeptis dan keraguan yang hebat, saya membaca buku Tolstoy yang berjudul 'The Kingdom Of God Is Within You' dan sangat terkesan.

MARIBETH from Irvine
Also read my other articles. I am highly influenced by rounders. I love studying docunments powerfully .
>